Selamat Datang di Website Resmi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI

Kehadiran Situs Web Kepaniteraan  adalah salah satu wujud komitmen kami  untuk memberikan akses publik terhadap informasi peradilan, khususnya  berkaitan dengan fungsi kami sebagai pemberi dukungan teknis dan administratif terhadap proses penanganan perkara di Mahkamah Agung. Selain itu,  website ini diharapkan dapat menjadi bahan bagi publik untuk memberikan masukan untuk sebuah proses  perbaikan yang berkelanjutan. Untuk update  informasi ikuti juga twitter kami di akun @kepaniteraan dan @Putusan. Semoga  dapat memberi manfaat
Salam
SOEROSO ONO | Panitera Mahkamah Agung


Sukseskan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Peradilan 2015


Direktori Putusan

Pusat Data Putusan Nasional

Informasi Perkara

Informasi Proses Penanganan Perkara Mahkamah Agung

Kinerja Penanganan Perkara

Gambaran Kinerja Penanganan Perkara per periode

Layanan Pengaduan

Pertanyaan, Saran, Komplain


Pendekatan Kreatif Mengelola Arsip

Melbourne| Kepeniteraan.online (10/5)

Arsip bisa menjadi persoalan rumit di pengadilan. Jika jumlah arsip yang kian menggunung persoalan yang muncul bukan saja bagaimana arsip itu disimpan, tetapi bagaimana arsip tersebut dengan mudah ditemukan kembali. Belum lagi, pertanyaan bagaimana arsip pengadilan tersimpan dengan aman.

Hari ketiga magang,  para peserta program diajak mengunjungi ruang arsip. Arsip FCA tersimpan di lemari besi yang tahan api dan bisa digeser karena menggunakan rel. Untuk fasilitas ini, tidak terlalu surprise karena di Indonesiapun ada beberapa pengadilan yang sudah menggunakan fasilitas ini.

Yang menarik perhatian adalah kombinasi warna dan angka yang ada di “kuping”  map berkas. Kombinasi warna dan angka ternyata nomor perkara. Ide ini sangat kreatif. Pertama, dari sisi penempatan di “kuping”. Dengan menuliskan nomor di kuping,  identitas nomor perkara bisa terlihat langsung ketika map berkas disimpan di lemari arsip. Hal ini berbeda ketika penomoran dilakukan di cover depan map berkas. Nomor perkara baru akan diketahui ketika berkas diambil dari box, dan proses pencarian berkas pun menjadi  dua tahap, yaitu mencari kelompok   di lemari dan di box kemudian diambil map berkas dan dipastikan nomornya cocok dengan melihat nomor di cover depan map.

Kreatifitas kedua, kombinasi warna dan nomor. Setiap nomor diwakili oleh warna. Misalnya merah untuk angka 0,  hijau untuk angka 1,  kuning untuk angka 2, biru untuk angka 3 dan seterusnya. Pendekatan ini disamping memudahkan untuk mencari juga memudahkan untuk mengontrol berkas, termasuk berkas yang salah pengelompokannya. Misalnya untuk kelompok dua ratusan mesti warnanya dimulai dari warna kuning, sehingga jika tiba-tiba terselip warna biru, maka dipastikan map tersebut salah pengelompokannya.

Hal yang pasti adalah sentuhan teknologi informasi pada map berkas. Setiap berkas disertakan barcode yang akan membantu untuk  input data dengan case managemen system. [an]

Comments   

 
+1 # Pelangisasi Warna Penomoran Berkas PerkaraMasrinedi-PA Painan 2012-05-14 07:48
Ada 2 hal yang saya sangat tertarik dari berita Pak Asnur ini tentang Penataan Arsip di FCA, yaitu :
1. Adanya Kuping di Map Berkas;
2. Pelangisasi warna Nomor Perkara di Kuping Map Berkas.

Saya rasa ini bagus sekali dilakukan untuk pengadilan kita di Indonesia sehingga di samping MEMUDAHKAN DALAM PELACAKAN MENCARI BERKAS PERKARA JUGA MEMPUNYAI NILAI 'ESTETIKA'

Terima kasih informasinya Pak Asnur :-) :-) :-)
Reply
 
 
+1 # x9xzbI AM Pa.Kotamobagu 2012-05-15 10:12
Oc juga ya pak, tq infonya pak Asnur :-) :-) :-)
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh