Selamat Datang di Situs Web Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

Jakarta | (10/02) Publikasi hukum Garda Peradilan ludes dibagikan secara cuma-cuma kepada pengunjung Pameran Kampung Hukum 2026. Lebih dari 300 eksemplar Garda Peradilan Vol. 1 Nomor 1, 2, dan 3 habis dalam dua hari pelaksanaan pameran, menunjukkan meningkatnya minat baca serta ketertarikan masyarakat terhadap publikasi hukum peradilan, bahkan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Pameran Kampung Hukum 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2025 yang diselenggarakan pada 9–10 Februari 2026 dan secara resmi dibuka oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia pada Senin, 9 Februari 2026. Sejak hari pertama, kegiatan ini disambut antusias oleh aparatur peradilan, praktisi dan akademisi hukum, mahasiswa, serta masyarakat umum.

Kepaniteraan MA Juga Bagikan Buku Kompilasi Rumusan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung

Selain Garda Peradilan, Kepaniteraan Mahkamah Agung juga membagikan sejumlah publikasi lainnya, antara lain Buku Kompilasi Rumusan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung RI Tahun 2025 dan Tahun 2026. Tingginya antusiasme pengunjung terhadap berbagai publikasi tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan akan informasi hukum yang akurat, aktual, dan mudah diakses oleh publik.

Plt. Panitera Mahkamah Agung, Heru Pramono, menyampaikan bahwa keturutsertaan Kepaniteraan Mahkamah Agung dalam Pameran Kampung Hukum 2026 merupakan wujud komitmen untuk menghadirkan pelayanan informasi hukum yang transparan, inovatif, dan mendekatkan lembaga peradilan kepada masyarakat.

Booth Hijau Neon dan Game Interaktif Jadi Daya Tarik

Tingginya minat pengunjung terhadap publikasi hukum yang diterbitkan Kepaniteraan Mahkamah Agung, tidak terlepas dari daya tarik booth Kepaniteraan MA yang dihadirkan dalam Pameran Kampung Hukum 2026. Booth bernuansa hijau neon tersebut menarik perhatian pengunjung sejak hari pertama pelaksanaan pameran. Booth tersebut menampilkan berbagai inovasi unggulan Kepaniteraan MA, seperti Garda Peradilan ILR (Indonesia Law Report), e-HUM, Podcast MARIkeMonas, serta aplikasi RESPEK.

Tak hanya menyajikan informasi, booth Kepaniteraan MA juga menghadirkan game interaktif yang menjadi magnet pengunjung sejak hari pertama. Antusiasme terlihat dari tingginya partisipasi pengunjung yang mengikuti permainan dengan penuh semangat demi mendapatkan hadiah dan souvenir menarik. Suasana booth semakin meriah ketika dilaksanakan pengundian dan penyerahan doorprize kepada pengunjung yang beruntung. (dgg)

Ikuti Sosial Media Kami