Selamat Datang di Situs Web Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

Jakarta, 5 Februari 2026 – Mahkamah Agung terus memperkuat transparansi dan aksesibilitas informasi peradilan melalui pengembangan Direktori Putusan Mahkamah Agung. Sejak diluncurkan pada 3 September 2007, platform tersebut telah mempermudah masyarakat dalam mengakses putusan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kepaniteraan Mahkamah Agung, Iyus Suryana, saat membuka Workshop Publikasi Putusan dan Update Informasi Lainnya pada Direktori Putusan Mahkamah Agung yang diselenggarakan di Vertu Hotel Harmoni, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).

Iyus menegaskan bahwa keberadaan Direktori Putusan merupakan bagian penting dalam mewujudkan keterbukaan informasi di lingkungan peradilan sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat, akademisi, maupun praktisi hukum dalam memperoleh referensi putusan secara mudah dan cepat.

Optimalisasi Publikasi Putusan dan Pengembangan Fitur

Workshop yang dilaksanakan selama tiga hari, yakni 5–7 Februari 2026, merupakan kegiatan tahunan Kepaniteraan Mahkamah Agung yang bertujuan mengoptimalkan publikasi putusan serta mengembangkan dan menyempurnakan berbagai fitur dalam Direktori Putusan.

Kegiatan ini diikuti oleh Tim Publikasi Putusan dari masing-masing kamar di Mahkamah Agung, Tim Pusat Data Kepaniteraan, serta Tim Pengembangan Sistem Informasi Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung.

Dalam laporannya, Koordinator Data dan Informasi Kepaniteraan, Asep Nursobah, menyampaikan bahwa tren akses masyarakat terhadap Direktori Putusan terus mengalami peningkatan. Menurutnya, hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi putusan pengadilan.

Asep menjelaskan bahwa Direktori Putusan tidak hanya memuat putusan pengadilan, tetapi juga dilengkapi berbagai informasi pendukung, seperti rumusan hukum pleno kamar, rumusan hukum rakernas, restatement, yurisprudensi, serta data peraturan perundang-undangan.

“Karena cakupan informasi yang luas tersebut, pembaruan data dan penyempurnaan konten menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari,” ujarnya.

Inovasi Fitur dan Arah Pengembangan Direktori Putusan

Dalam kesempatan yang sama, disampaikan pula mengenai inovasi pengembangan fitur Direktori Putusan, termasuk fitur putusan terpopuler yang diperkenalkan dalam Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung Tahun 2025 oleh Plt. Panitera Mahkamah Agung, Heru Pramono.

Fitur tersebut menampilkan putusan-putusan yang paling sering diakses oleh masyarakat, khususnya putusan yang memuat kaidah hukum penting dan menjadi rujukan dalam praktik peradilan maupun pengembangan ilmu hukum. (baca juga: Inilah 10 Putusan MA Terpopuler Sepanjang 2024-2025)

Selain itu, rangkaian workshop juga diisi dengan kegiatan brainstorming dan transfer knowledge bersama Tim Pengelolaan dan Pengembangan Direktori Putusan. Kegiatan ini bertujuan merumuskan arah pengembangan Direktori Putusan ke depan agar semakin responsif terhadap kebutuhan pengguna serta mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi.

Melalui kegiatan ini, Mahkamah Agung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan transparansi peradilan serta memperkuat pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pelayanan publik di bidang hukum. [dgg]

Ikuti Sosial Media Kami