JAKARTA | (12/5) - Direktori Putusan Mahkamah Agung merupakan salah satu layanan publik digital yang memiliki tingkat akses tinggi, khususnya pada fitur pencarian putusan.  Berdasarkan data yang disajikan Google Analytic, sepanjang 2025 halaman Direktori Putusan (Dirput)  diakses oleh  43.653.591 pengguna. Namun, belakangan ini  publik pencinta Dirput mengeluhkan sulitnya mengakses  pusat data putusan nasional tersebut.  Musabab Dirput susah diakses karena  terjadi peningkatan signifikan terhadap permintaan pencarian (search request) yang berasal dari berbagai crawling bot, baik dari mesin pencari (search engine crawler) maupun AI agent bot yang melakukan pengambilan data secara otomatis dan pencarian berulang dalam skala besar. Kondisi ini menyebabkan beban pada layanan pencarian Dirput meningkat secara drastis.  Akibatnya fitur pencarian Direktori Putusan tidak dapat digunakan secara normal. Kabar baiknya,  MA berhasil mengatasi hal tersebut. Kini performa Dirput berangsur membaik.

Koordinator Data dan Informasi Kepaniteraan mengungkapkan permintaan pencarian putusan yang masuk ke Dirput tidak hanya berasal dari pengguna manusia. Berdasarkan data yang disajikan BSSN, Dirput dijejali permintaan dari sistem otomatis yang melakukan pencarian berulang dalam jumlah besar. Kondisi ini berdampak langsung pada performa search engine yang digunakan oleh Direktori Putusan. Di saat  Dirput terkena beban bot secara intensif,  server search engine yang berbasis  elasticsearch dapat mencapai penggunaan sumber daya hingga 100% secara kontinu. Dalam kondisi tersebut, permintaan pencarian dari pengguna non-bot atau masyarakat umum tidak dapat terlayani dengan baik.

Mengatasi hal tersebut, Tim Pemeliharaan Sarana Informatika telah mengambil langkah  sebagai solusi yang dapat segera diterapkan untuk memastikan bot tidak membebani fitur pencarian secara berlebihan, atau apabila diperlukan, memblokir akses bot ke fungsi pencarian.  Upaya ini membawakan hasil. Kini, Dirput perlahan menunjukkan performa yang membaik. [an]

Ikuti Sosial Media Kami