JAKARTA | (26/05) - Pidana  kerja sosial merupakan varian dari pidana pokok yang diatur dalam KUHP Baru. Pidana kerja sosial dijatuhkan paling singkat 8 (delapan) jam dan paling lama 240 (dua ratus empat puluh) jam. Untuk pelaksanaannya, paling lama 8 (delapan)  jam dalam  1 (satu)  hari dan dapat diangsur paling lama 6 bulan.  Selama periode  Januari 2026 hingga  hari ini (26/5),  Direktori Putusan  MA telah mempublikasikan  sebanyak 218 putusan yang menjatuhkan  pidana kerja sosial.   Putusan tersebut berasal dari 35 pengadilan negeri.  Fakta menarik,  PN Pulau Punjung  di wiayah hukum PT Padang menjadi pengadilan terbanyak yang memutus pidana kerja sosial dengan jumlah 108 putusan (49,54%). 

Di bawah PN Pulau Punjung   secara berturut-turut ada PN PURWOREJO  sebanyak 22 putusan, PN MAGELANG sebanyak  11 putusan, PN TEMANGGUNG sebanyak  9 putusan, PN JEMBER sebanyak  9 putusan, PN MUARA BULIAN sebanyak  7 putusan, PN PURWOKERTO  sebanyak 5 putusan, PN LANGSA sebanyak 5 putusan,  PN KUALA SIMPANG  sebanyak 4 putusan, PN SERANG sebanyak  3 putusan, PT BANTEN sebanyak 3 putusan, PN KUDUS sebanyak  2 putusan, PN SIGLI sebanyak  2 putusan, PN TAKENGON sebanyak 2 putusan, PN SUNGAI PENUH sebanyak 2 putusan, PN SUNGAI LIAT sebanyak  2  putusan, PN PANGKAJENE  sebanyak 2 putusan, PN PASAMAN BARAT  sebanyak 2 putusan, PN Kaimana 2, PN MAJALENGKA  sebanyak 1 putusan,  selengkapnya  klik di sini.

Beberapa tempat pidana kerja sosial yang ditentukan dalam putusan tersebut antara lain  mesjid, rumah sakit, kantor pemerintah, mushola, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan tempat umum lainnya.

Daftar Lokasi Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial

Dalam rangka implementasi  UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang  Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,  Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai salah satu lembaga yang diberikan  mandat melakukan  pembimbingan kepada terpidana  Kerja Sosial sebagaimana diatur dalam KUHP, telah melakukan beberapa langkah persiapan untuk mendukung pelaksanaannya.  Diantara langkah tersebut adalah menyediakan lokasi atau tempat pelaksanaan pidana kerja social.

Berikut ini  Daftar  Lokasi Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial  berdasarkan Surat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor MIP-PK.06.02-10 tanggal 26 November 2025.  Klik di sini.  [an]

Ikuti Sosial Media Kami