
JAKARTA | (13/7) - Ketua MA mengambil sumpah jabatan dan melantik Didik Trisulistya dan Titik Tejaningsih, masing-masing sebagai Panitera Muda Perkara Pidana dan Panitera Muda Perkara Perdata Khusus pada Mahkamah Agung, Senin (13/7), di Gedung MA, Jakarta. Dengan dilantiknya dua pejabat Panmud tersebut, formasi panitera muda perkara MA terisi lengkap. Upacara pelantikan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, para Ketua Kamar, Pejabat Eselon I, dan Pejabat Eselon II MA.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kedua pejabat panitera muda perkara yang dilantik tersebut, sebelumnya telah ditetapkan sebagai peserta yang dinyatakan lolos rangkaian seleksi calon panitera muda perkara, sebagaimana pengumuman Pansel tanggal 09/Pansel/Panmud/7/2026 tanggal 6 Juli 2026. Proses seleksi yang berhasil dilalui oleh Didik Trisulistya dan Titik Tejaningsih yang mengantarkannya pada pelantikan hari ini, terdiri dari seleksi administrasi, uji kompetensi, profile asesmen, eksaminasi putusan, rekam jejak, dan wawancara.
Dengan pelantikan kedua Panmud baru tersebut, inilah formasi lengkap pejabat Kepaniteraan Mahkamah Agung
|
Panitera Mahkamah Agung |
: |
Dr. Sudharmawatiningsih, S.H., M.Hum |
|
Panitera Muda Pidana |
: |
Didiek Trisulistya, S.H., M.H |
|
Panitera Muda Pidana Khusus |
: |
Dr. Minanoerahman, S.H., M.H |
|
Panitera Muda Perdata |
: |
Dr. Ahmad Ardianda Patria, S.H., M.H |
|
Panitera Muda Perdata Khusus |
: |
Dr. Titik Tejaningsih, S.H., M.H |
|
Panitera Muda Perdata Agama |
: |
Dr. Musthofa, S.H., M.H |
|
Panitera Muda Pidana Militer |
: |
Marsma TNI Dr. Tri Ahmad Bhaykhonni, S.H., M.H |
|
Panitera Muda TUN |
: |
Hendro Puspito, S.H., M.Hum |
Lebih Dekat dengan Panmud Baru
Didik Trisulistya saat ini menjabat sebagai Panitera Muda Perkara Pidana Mahkamah Agung. Sebelumnya menjabat Hakim Tinggi Riau yang diperbantukan sebagai Hakim Tinggi Kepaniteraan MA. Didik lahir di Yogyakarta, 17 Maret 1968. Ia mengawali karir sebagai hakim di PN Bulukumba (2001), kemudian menjadi hakim di PN Tebing Tinggi (2006) dan PN Bukittinggi (2008). Tahun 2011, Didik mendapat promosi sebagai Wakil Ketua PN Tubei di wilayah hukum PT Bengkulu.
Tahun 2012, Didik mendapat promosi sebagai hakim yustisial di Mahkamah Agung. Ia menjadi panitera pengganti pada kamar Militer dan kemudian panitera pengganti pada kamar Perdata. Pada 6 Agustus 2024, Didik mendapat promosi sebagai Hakim Tinggi pada PT Riau, kemudian Ia mendapat penugasan kembali sebagai Hakim Tinggi pada Kepaniteraan MA per tanggal 1 September 2024
Titik Tejaningsih, saat ini menjabat sebagai Panitera Muda Perdata Khusus Mahkamah Agung. Sejak tahun 2020 diangkat sebagai Hakim Tinggi Pemilah perkara Perdata Khusus pada Kepaniteraan MA. Titik yang lahir di Sleman 23 Desember 1963 mengawali karirnya sebagai Calon Hakim di PN Yogyakarta terhitung mulai 1 Maret 1988. Ia pernah menjadi hakim di beberapa pengadilan negeri yaitu PN Wonosobo (1992), PN Mungkid (1997), PN Sleman (2000), PN Tanjungkarang (2006), PN Surabaya (2012), PN Jakarta Pusat (2014). Sebelum menjadi hakim di PN Surabaya, Titik Tejaningsih dipromosikan menjadi Waki Ketua PN Boyolali (2008) dan Ketua PN Boyolali (2009).
Setelah lima tahun menjadi hakim di PN Jakarta Pusat, pada tahun 2019 Ia dipromosikan menjadi hakim tinggi pada PT Pontianak. Setahun kemudian, Ia terpilih sebagai Hakim Tinggi Pemilah perkara generasi pertama. [an]
