Selamat Datang di Situs Web Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

Panitera MA :

Awal Oktober 2014, Direktori Putusan Diprediksi Akan Memuat 1 Juta Putusan

JAKARTA | (03/09) - Semangat publikasi putusan pengadilan di Indonesia patut diacungi dua jempol. Betapa tidak, selama periode Januari s.d Agustus 2014, rata-rata putusan yang terpublis mencapai angka 33.932 putusan tiap bulan. Meningkat signifikan dari rata-rata publikasi diperiode yang sama di tahun 2012 yang hanya berjumlah 22.471 putusan per bulan.  Apalagi jika dibandingkan dengan rata-rata jumlah publikasi di periode yang sama di tahun 2011 yang hanya berada di angka 18.706 putusan per bulan, jumlah publikasi tahun 2014 meningkat  81 %. Dengan kinerja publikasi yang demikian, Panitera MA meyakini di Awal Oktober 2014 jumlah publikasi putusan di Direktori Putusan akan mencapai angka 1 Juta Putusan.

“Pagi ini (Rabu, 3 September 2014, red) jumlah putusan  sudah mencapai 959.930, dengan rata-rata publikasi perbulan mencapai 33.934,  saya yakin di awal Oktober akan mencapai 1 juta putusan”, ungkap Soeroso Ono di ruang kerjanya, Rabu (3/9).

Grafik : Publikasi Putusan per bulan pada periode Januari - Agustus tahun 2012, 2013, dan 2014

Soeroso Ono memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengadilan yang telah berpartisipasi dalam publikasi putusannya di Direktori Putusan.  Menurutnya,  terbublikasinya ratusan ribu putusan secara tersentral merupakan bagian dari access to justice dan wujud dari akuntabilitas pengadilan.
Berdasarkan data sistem publikasi putusan,  jumlah putusan yang terpublikasikan di periode Januari s.d Agustus 2014 berjumlah  271.459. Sedangkan di periode yang sama di tahun 2013, jumlah putusan yang terpublish berjumlah 179.771 putusan.  Dengan demikian terdapat kenaikan  sekitar 51%. Bahkan, jika dibandingkan dengan tahun 2012, kenaikannya mencapai  81, 39%. Karena di periode Januari s.d Agustus 2012, jumlah putusan yang terpublish hanya  149.665 putusan.

Pemanfaatan

Jumlah putusan yang mendekati angka 1 juta  merupakan khazanah yang sangat berharga bagi pengembangan  studi ilmu hukum di Indonesia. Salah satu pemanfaatan  direktori putusan di kalangan akademis adalah dilaksanakannya lomba pencarian dan analisis putusan bagi mahasiswa fakultas hukum dan syari’ah se-Indonesia di awal tahun 2014. Bentuk pemanfaatan lain adalah dibangunnya website index hukum oleh Lembaga  Kajian untuk Independensi Peradilan (LeIP). Website ini memuat putusan pilihan yang dilengkapi dengan anotasi dan klasifikasi. (an)