Jumlah Sisa Perkara Terkecil, MA Torehkan Kinerja Penanganan Perkara Terbaik di 2017
JAKARTA | (15/02/2018) Sisa atau tunggakan perkara (backlog) merupakan persoalan universal yang dihadapi pengadilan di dunia termasuk Mahkamah Agung RI. Sebelum tahun 2008, sisa perkara MA berjumlah di atas 10.000 perkara dari beban kerja 24.000-an. Bahkan pada akhir tahun 2004, sisa perkara tersebut berjumlah 20.000 perkara. Namun berkat program pembaruan peradilan yang dilakukan Mahkamah Agung, jumlah sisa perkara secara konsisten dapat direduksi. Pengurangan jumlah sisa perkara secara signifikan terjadi sejak tahun 2012, pada saat kepemimpinan Hatta Ali. Terakhir, pada tanggal 31 Desember 2017, sisa perkara Mahkamah Agung berjumlah 1.388 perkara. Jumlah ini tercatat sebagai jumlah terkecil dalam sejarah Mahkamah Agung.
Jumlah sisa perkara memiliki arti penting bagi pengukuran kinerja pengadilan. Jumlah sisa perkara yang kecil adalah cerminan produktifitas memutus yang tinggi dan waktu memutus yang cepat.

JAKARTA (31/1/2018) - Kepaniteraan Mahkamah Agung bekerjasama dengan BNI Syariah melakukan sosialisasi cara pembayaran biaya perkara menggunakan rekening virtual bagi pengadilan se wilayah Jabodetabek dan Serang, Rabu (31/1), bertempat di Hotel Pullman Jakarta. Acara tersebut dibuka oleh Panitera Mahkamah Agung yang diwakili Sekretaris Kepaniteraan MA, Joni Effendy. Hadir pula Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati, beserta jajarannya.
JAKARTA (02/01/2018) - Mahkamah Agung dan BNI Syariah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Penggunaan Layanan BNI e-collection untuk Pembayaran Biaya Perkara Kasasi, Peninjauan Kembali dan Hak Uji Materiil, Jum’at (28/12/2017), bertempat di Ruang Mujono Gedung Mahkamah Agung, Jakarta. Pejabat yang menandatangani PKS dari pihak Mahkamah Agung diwakili oleh Panitera MA, Made Rawa Aryawan, sedangkan dari pihak BNI Syari’ah diwakili oleh Direktur Bisnis, Dhias Widhiyati. Acara penandatanganan tersebut dihadiri pula oleh Sekretaris Kepaniteraan MA, Para Panitera Muda Perkara, Pejabat Struktural Kepaniteraan MA dan para pejabat BNI Syariah.
JAKARTA | (28/12/2017)