Penanganan Perkara MA Tahun 2016: Panen Prestasi!
JAKARTA | (29/12/2016) - Mahkamah Agung menggelar jumpa pers sebagai refleksi kinerja di akhir tahun 2016 pada hari Rabu kemarin (28/12/2016) bertempat di Ruang Media Center, gedung MA Jakarta. Jumpa pers tersebut langsung disampaikan oleh Ketua MA yang didampingi oleh Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Wakil Ketua MA Bidang Non Judisial dan Juru Bicara MA. Hadir pula Panitera MA, Kepala BUA, dan Kepala Bawas MA. Acara jumpa pers tersebut dipandu oleh Kepala Biro Hukum dan Humas MA. Ketua MA menyebutkan sejumlah prestasi yang diraih MA dalam penanganan perkara di tahun 2016. Prestasi tersebut meliputi jumlah perkara putus terbanyak, jumlah sisa perkara terendah, jumlah minutasi perkara terbanyak, dan rerata waktu memutus tercepat serta jumlah publikasi putusan terbanyak. Dengan fakta tersebut, tidak berlebihan jika disebutkan penanganan perkara MA tahun 2016 “panen” prestasi.

JAKARTA | (20/12/2016) - EU UNDP Sustain bekerjasama dengan Hukumonline.com menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Mendukung Pengadilan yang Profesional dan Modern”, bertempat di Hotel Le Meridien Jakarta, Senin kemarin (19/12/2016). Acara Diskusi diawali dengan key note speech oleh Hakim Agung Dr. Sunarto, SH, MH. Hadir sebagai peserta dalam diskusi publik ini adalah para hakim dan pejabat pengadilan, para praktisi hukum, akademisi, peneliti, lembaga swadaya masyarakat dan pers. Kegiatan diskusi ini diharapkan menjadi media refleksi akhir tahun, menyerap aspirasi publik, dan memperkenalkan upaya perubahan yang telah dilakukan MA dan pengadilan di bawahnya.
JAKARTA | (20/12/2016) Penyelenggaraan pelayanan pengadilan berbasis elektronik atau
JAKARTA | (30/11/2016) - Jumlah putusan yang dipublikasikan di Direktori Putusan saat ini
JAKARTA (18/11/2016) - Kepaniteraan Mahkamah Agung dan Ditjen Pemasyarakatan kembali melakukan uji fungsi sistem pertukaran data pidana di tingkat kasasi, Senin (14/11/2016) yang lalu. Berbeda dengan kegiatan sebelumnya, uji fungsi kali ini dihadiri sejumlah kementerian/lembaga yang terlibat dalam sistem peradilan pidana terpadu (SPPT) yakni: Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Kementerian Komunikasi Informasi dan Komunikasi, Kepolisian Republik Indonesia, Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Bapenas dan Lembaga Sandi Negara. Kegiatan uji fungsi berlangsung di ruang pertemuan Graha Bhakti Pemasyarakatan Gedung Ditjen Pemasyarakatan, Jakarta.
MATARAM | (5/11/2016) - Ketua MA, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH, MH,