Mengenal Lebih Dekat Panitera Mahkamah Agung, Made Rawa Aryawan
JAKARTA | Pekan lalu (Jum’at, 2/9/2016), Ketua MA telah melantik Made Rawa Aryawan sebagai Panitera Mahkamah Agung. Ia menjadi Panitera Mahkamah Agung yang ke-lima pasca lahirnya Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2005 yang menjadikan Kepaniteraan MA sebagai satuan kerja tersendiri terpisah dari Sekretariat Mahkamah Agung.
Made Rawa Aryawan lahir di Kintamani (Bali) 1 Januari 1954. Ia mengawali karir di dunia peradilan sebagai Calon Hakim pada Pengadilan Negeri Kupang pada tahun 1980. Pengalaman Made Rawa sebagai hakim dimulai di Pengadilan Negeri Maumere pada tahun 1982. Suami dari Kadariyani ini mengabdikan diri sebagai Pengadil di Maumere selama tujuh tahun, berakhir ketika mendapat SK mutasi ke PN Trenggalek pada tahun 1989. Setelah menjadi hakim PN Trenggalek dari tahun 1989-1994, Made Rawa beralih tugas menjadi hakim di PN Blora yang dijalaninya hingga tahun 1997.
S
JAKARTA (01/09/2016) - Selama 1714 hari Soeroso Ono memimpin Kepaniteraan Mahkamah Agung. Ia dilantik pada hari Kamis, 22 Desember 2011 oleh Ketua Mahkamah Agung dan mengakhiri tugasnya terhitung mulai hari ini, Kamis 1 September 2016. Ia harus mengakhiri amanah yang diembannya di tanggal tersebut karena pada 27 Agustus 2016 usianya genap 67 tahun. Menurut peraturan perundangan, masa pensiun yang bersangkutan terhitung mulai tanggal satu bulan berikutnya.
JAKARTA | (30/08/2016) Sisa perkara tahun 2015 berjumlah 3950 perkara. Sisa perkara ini, disebut Ketua MA dalam laporan tahunan 2015, sebagai sisa terendah dalam sejarah Mahkamah Agung. Namun pada akhir Juli 2016, sisa perkara tersebut kembali berhasil dikurangi 1,39% menjadi 3.895 perkara. Keberhasilan mereduksi sisa perkara dari waktu ke waktu mengisyaratkan konsistensi Mahkamah Agung dalam menjaga kinerja penanganan perkara ke arah yang lebih baik.
CILEGON | (26/08/2016) - Jajaran pengadilan se wilayah hukum provinsi Banten yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Panitera, Sekretaris, dan pejabat struktural pengadilan tingkat pertama dan banding dari lingkungan peradilan umum, peradilan agama dan tata usaha negara mengikuti pembinaan teknis dan administrasi yudisial, Rabu malam (24/08) di Kota Cilegon. Materi pembinaan disampaikan oleh Ketua Mahkamah Agung beserta para Wakil Ketua MA dan para Ketua Kamar.